Beranda / Nasional / “Vape Etomidate Masuk Kategori Narkotika: Operasi Nasional Digelar, Kalimantan Jadi Zona Waspada Baru”

“Vape Etomidate Masuk Kategori Narkotika: Operasi Nasional Digelar, Kalimantan Jadi Zona Waspada Baru”

KalimantanInsight.com — Banjarmasin,
Penetapan etomidate sebagai Narkotika Golongan II melalui Permenkes Nomor 15 Tahun 2025 mengubah peta penindakan terhadap peredaran narkotika modern, terutama yang disamarkan dalam bentuk vape. Polri kini meluncurkan operasi nasional yang menyasar toko vape, laboratorium rumahan pembuat liquid, hingga jalur distribusi daring.

Kalimantan — khususnya Kaltim, Kalsel, dan Kalbar — masuk dalam kategori zona waspada baru, karena pertumbuhan populasi urban, arus pekerja pendatang, serta meningkatnya konsumsi vape di wilayah perkotaan.


📍 Etomidate: Narkotika Baru yang Masuk Lewat Vape

Etomidate dikenal sebagai obat anestesi dengan efek sedasi kuat. Dalam dua tahun terakhir, zat ini disalahgunakan sebagai campuran liquid vape untuk memberikan sensasi “deep calm” atau ketenangan ekstrem.

Pemerintah akhirnya menetapkan etomidate sebagai Narkotika Golongan II, membuat:

Pengguna → dapat diproses sebagai penyalahguna narkotika

Pengedar & produsen liquid → masuk dalam kategori peredaran gelap narkotika

Penjual online → dapat dijerat pasal distribusi narkotika

Langkah ini menutup celah hukum yang selama ini dimanfaatkan jaringan pengedar.


🔍 Tren Kalimantan: Peredaran Liquid Terlarang Naik 240% dalam Setahun

Hasil pemantauan aparat daerah menunjukkan peningkatan signifikan dalam peredaran vape mencurigakan:

Balikpapan: peningkatan temuan liquid ilegal sebesar 240% (2024–2025)

Banjarmasin: vape menjadi jalur distribusi favorit karena tidak mencolok

Pontianak: ditemukan jaringan kecil yang memproduksi cairan campuran anestetik

KalimantanInsight.com mendapatkan informasi bahwa sebagian besar liquid etomidate masuk melalui jalur pelabuhan kecil, dan sebagian lainnya berasal dari produsen rumahan di Jawa.


🛑 Polri: “Kalimantan Tidak Lagi Hanya Daerah Transit, tetapi Pasar Baru”

Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim menyatakan bahwa pergeseran tren pengguna vape di kawasan tambang, kampus, dan pusat hiburan membuat Kalimantan menjadi wilayah yang perlu diwaspadai.

“Kalimantan bukan lagi sekadar jalur transit. Konsumsi vape meningkat dan dimanfaatkan jaringan untuk memasarkan etomidate,” kata pejabat penyidik Polri.

Operasi yang kini berjalan mencakup:

Razia intensif di toko vape sepanjang Balikpapan–Samarinda

Pemeriksaan acak liquid di Banjarmasin

Penelusuran jaringan pemasok online berbasis Kalbar

Pelibatan Laboratorium Forensik Polri Cabang Kalimantan


⚠️ Dampak Serius: Efek Sedatif Ekstrem dan Risiko Kematian

Etomidate memiliki efek:

Menurunkan kesadaran secara drastis

Menghambat fungsi pernapasan

Menyebabkan kecanduan berat

Menimbulkan risiko overdosis bahkan pada dosis kecil

Kombinasinya dengan vape membuat penyalahgunaan lebih cepat, lebih senyap, dan sulit terdeteksi.


📌 Pemerintah Daerah Diminta Bergerak

Analis kebijakan publik menilai pemerintah provinsi di Kalimantan perlu:

Membuat early warning system untuk peredaran vape ilegal

Memperketat izin toko vape

Melakukan edukasi besar-besaran tentang risiko etomidate

Mengaktifkan satgas kampus untuk mencegah penyalahgunaan

Kalimantan diproyeksikan menjadi daerah rawan jika tidak ada mitigasi cepat, terutama karena tingginya populasi pekerja muda.


🎯 Penutup: Babak Baru Perang Narkotika di Era Vape

Dengan perubahan status etomidate sebagai narkotika, Indonesia memasuki babak baru perang terhadap narkotika modern: narkotika yang disamarkan dalam teknologi gaya hidup.

Kalimantan yang selama ini tidak dianggap pusat peredaran, kini berada di garis depan pengawasan nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *