
Palangka Raya — KalimantanInsight.com
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalimantan Tengah, Prof. Dr. Ir. Juni Gultom, ST., MTP., menyampaikan apresiasi tinggi atas peresmian Unit Layanan Disabilitas (ULD) yang dilaksanakan oleh Gubernur Kalimantan Tengah, H. Agustiar Sabran, di Huma Berkah, Palangka Raya, Rabu (20/11/2025).
Pendirian ULD tersebut menjadi langkah penting Pemprov Kalteng dalam memperkuat layanan publik yang inklusif, terutama bagi masyarakat penyandang disabilitas yang membutuhkan dukungan fasilitas dan pendampingan terpadu.
Inisiatif Baru untuk Penguatan Layanan Inklusif
Dalam kegiatan peresmian, Gubernur Kalteng bersama jajaran pimpinan OPD, aparat keamanan, serta lembaga terkait terlihat memberikan perhatian langsung kepada masyarakat penyandang disabilitas. Acara berlangsung hangat dengan interaksi antara gubernur dan peserta ULD yang hadir.
Unit Layanan Disabilitas ini dirancang sebagai pusat pelayanan yang menyediakan fasilitas:
pendampingan bagi penyandang disabilitas,
akses konsultasi,
layanan informasi dan bantuan administrasi,
serta dukungan bagi peningkatan kemandirian.
Pendirian ULD diharapkan dapat menjadi wadah pelayanan terpadu yang mendukung implementasi regulasi terkait penyandang disabilitas di Kalimantan Tengah.
Kadispurp: Komitmen Pemprov terhadap Inklusi Semakin Nyata
Kadispurp Kalteng, Prof. Juni Gultom, menilai bahwa langkah Gubernur dalam meresmikan ULD merupakan wujud komitmen kuat pemerintah provinsi untuk memastikan kesetaraan layanan publik bagi seluruh warga, tanpa terkecuali.
“Kami memberikan apresiasi tinggi atas peresmian ULD oleh Gubernur. Ini menunjukkan komitmen nyata Pemprov untuk memastikan bahwa masyarakat penyandang disabilitas mendapatkan layanan yang layak dan setara,” ujarnya.
Menurutnya, pembangunan fasilitas dan prasarana yang ramah disabilitas harus menjadi bagian integral dalam perencanaan tata ruang dan pembangunan infrastruktur di Kalimantan Tengah.
Dukungan Kolaboratif dari Berbagai Unsur Pemerintah
Peresmian ULD turut dihadiri berbagai unsur pemerintah, mulai dari OPD, aparat keamanan, tenaga pendamping, hingga perwakilan lembaga sosial. Kehadiran berbagai pihak menunjukkan bahwa program layanan disabilitas memerlukan kolaborasi lintas sektor.
Prof. Juni Gultom menegaskan bahwa Dinas PUPR siap mendukung pembangunan fasilitas pendukung ULD melalui perencanaan infrastruktur yang sesuai standar keberlanjutan dan aksesibilitas.
“Kami siap memastikan bahwa pembangunan infrastruktur di Kalteng semakin inklusif, ramah bagi semua kelompok masyarakat, termasuk saudara-saudara kita penyandang disabilitas,” tambahnya.
Mendorong Akses Layanan Publik yang Berkeadilan
Dengan hadirnya Unit Layanan Disabilitas, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah diharapkan dapat memperkuat akses layanan publik, memberikan ruang yang lebih besar bagi penyandang disabilitas untuk berpartisipasi dalam kegiatan sosial dan ekonomi, serta meningkatkan kualitas pelayanan administratif.
Pemprov Kalteng berkomitmen untuk terus memperluas program-program inklusi dan memastikan bahwa pelayanan publik dapat dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat.
KalimantanInsight.com akan terus mengikuti perkembangan program ULD dan berbagai inisiatif inklusif lainnya yang dijalankan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.
